![]()
BANDARLAMPUNG | Koordinatnews.com – Sekretariat Bersama Sekber 3 Konstituen Dewan Pers Lampung, AMSI, SMSI, dan JMSI, menggelar Sarasehan Jilid II bertajuk “Pajak Digali, Pajak Dikepul, Lalu?” di Lantai 3 Gedung Perpustakaan Daerah Jalan ZA Pagar Alam, Rabu (10/6/26).
Sarasehan menghadirkan Kepala Bapenda Lampung Syaiful, S.Sos., M.I.P., Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol N. Dedy Arifianto S.H., S.I.K., M.H. diwakili Kompol Juli, Dosen Fakultas Hukum Universitas Bandarlampung Rifandy Ritonga, dan Guru Besar Unila Prof. Dr. Marselina. Moderator Ketua Harian SMSI Provinsi Lampung Fajar Arifin.
Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan mengatakan sarasehan bertujuan membantu Pemprov Lampung menemukan metode penggalian pajak guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah PAD.
“Kegiatan ini digelar dengan harapan membantu Pemprov Lampung meningkatkan PAD dari sektor pajak,” ujar Novriwan.
Ketua AMSI Lampung Hendri menyebut kegiatan ini bentuk kepedulian Sekber terhadap penurunan PAD Provinsi Lampung. Menurutnya, potensi pajak besar namun target belum tercapai.
“Potensi PAD dari sektor pajak cukup besar, tapi hari ini target pendapatan dari pajak belum tercapai. Melalui kegiatan ini kita dukung pemerintah menemukan solusi peningkatan PAD dari pajak,” kata Hendri.
Ketua SMSI Lampung Donny Irawan menyoroti proses pembayaran pajak yang dinilai masih rumit dan memakan waktu. Ia berharap ada sistem pembayaran pajak cepat dan mudah seperti bertransaksi di minimarket.
“Kami berharap ada metode membayar pajak yang cepat, seperti belanja di Indomaret. Jika membayar pajak butuh waktu berjam-jam, masyarakat tentu enggan membayar pajak,” harap Donny.(red)











Komentar