![]()
BANDARLAMPUNG | Koordinatnews.com – Sekretariat Bersama (Sekber) tiga konstituen Dewan Pers yang terdiri dari SMSI, AMSI, dan JMSI menggelar Rapat Pemantapan Sarasehan Jilid 2 bertema “Pajak Digali, Pajak Dikepul, Lalu?”. Rapat berlangsung di Kantor JMSI Provinsi Lampung, Jl. Sultan Agung, Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (6/6/26).
Sarasehan Jilid 2 dijadwalkan digelar Rabu, 10 Juni 2026 di Aula Perpustakaan Daerah Provinsi Lampung. Kegiatan akan menghadirkan narasumber lintas sektoral, di antaranya Gubernur Lampung, Anggota DPD RI, Dirlantas Polda Lampung, Dekan Fakultas Ekonomi sejumlah universitas, dan pengamat hukum.
Ketua Pelaksana Putra Ramadhan menyampaikan persiapan kegiatan sudah mencapai lebih dari 70 persen.
“Hingga hari ini semua persiapan kita lakukan untuk menyukseskan Sarasehan Jilid 2. Lokasi dan waktu pelaksanaan sudah clear. Saat ini tinggal menyebar undangan,” ujar Putra.
Ia meminta seluruh panitia aktif membangun komunikasi agar kegiatan berjalan sukses. “Waktu pelaksanaan sudah mepet, saya harap semua panitia aktif dan maksimal,” katanya.
Wakil Ketua Sekber sekaligus Ketua AMSI Lampung Hendri Setiadi menyebut sarasehan sebagai bentuk komitmen Sekber membantu pembangunan Provinsi Lampung.
“Kegiatan ini bentuk komitmen kita membantu Pemprov Lampung membangun daerah. Rapat persiapan penting karena berpengaruh langsung pada kualitas sarasehan. Semua panitia harus bertanggung jawab terhadap kesuksesan kegiatan ini,” ujar Hendri.
Wakil Ketua Sekber sekaligus Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan menegaskan rapat ini merupakan persiapan akhir. Ia meminta panitia memberi saran dan menjaga komunikasi intens.
“Menjelang kegiatan, banyak tantangan yang harus dihadapi. Kita tidak boleh baper, harus fokus. Buang perasaan enak tidak enak. Kalau ada yang kurang jelas, tanya langsung,” kata Novriwan.
Ketua Harian SMSI Lampung Fajar Arifin yang mewakili Ketua Sekber Donny Irawan menyebut rapat ini langkah maju sebelum kegiatan digelar.
“Rapat ini kemajuan untuk persiapan Sarasehan Jilid 2. Saya harap kita semua bekerja dengan bahagia untuk menyukseskan kegiatan, tidak merasa terpaksa. Panitia harus bekerja tanggung jawab dan transparan agar tim solid. Semua informasi disampaikan terbuka,” pungkas Fajar.(red)












Komentar