oleh

SMSI Bersama Disdukcapil Pulihkan Dokumen Warga Terdampak Kebakaran

Loading

TULANGBAWANG | Koordinatnews.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tulangbawang, Lampung, pulihkan kembali dokumen administrasi kependudukan keluarga besar Darwis (65), Kampung Tritunggal Jaya, Kecamatan, Banjaragung, kabupaten setempat.

Penyerahan penerbitan ulang dokumen administrasi kependudukan KTP, KK, AKTA Kelahiran korban musibah rumah terbakar, diserahkan Abdul Rohman SH, Ketua SMSI Tulang Bawang kepada keluarga Darwis secara langsung, pada Rabu (15/4/26).

Ketua SMSI Tulangbawang Abdul Rohman, mengapresiasi langkah cepat tanggap dan peduli Disdukcapil yang di pimpin Kepala Dinas Mahendra, di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang Qudratul Ikhwan – Hankam Hasan.

“Cepat tanggap dalam membantu warga yang terdampak musibah kebakaran, administrasi kependudukan ini dilihat sepele. Tapi sangat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan administrasi untuk pendaftaran anak sekolah, dan keperluan lainnya,” jelas Abdul Rohman.

Terpisah, Kadisdukcapil Mahendra mengatakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Disdukcapil melaksanakan pelayanan pencetakan dokumen kependudukan dengan dibantu dari aparatur kampung, kecamatan dan teman-teman media termasuk SMSI yang mau bekerja sukarela membantu masyarakat.

“Dokumen administrasi kependudukan warga meliputi pencetakan KTP Elektronik, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran,” jelas Mahendra.

Mahendra menyampaikan bahwa aksi cepat tanggap itu merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang mengalami musibah.

“Kami pastikan seluruh korban kebakaran tetap memiliki dokumen kependudukan yang sah. Dokumen ini penting untuk berbagai urusan administrasi, seperti pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial,” pungkas dia.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru