![]()
LAMPUNGTENGAH | Koordinatnews.com — Ibu Meli (48), penjual kue keliling asal Pringsewu, Lampung, hingga kini belum bisa pulang dari RS Yukum Medical Center (YMC) akibat tagihan perawatan yang membengkak hingga Rp100 juta pasca kecelakaan lalu lintas.
“Saya hanya ingin pulang dan berjualan kue lagi, tapi pintu rumah sakit terasa begitu tinggi untuk saya lewati,” ungkap Meli.
Santunan Jasa Raharja telah digunakan maksimal, namun hanya menutup sebagian kecil biaya. Upaya pendaftaran BPJS PBI ditolak karena terkendala batas waktu administratif saat kondisi kritis, sehingga Meli berstatus pasien umum.
Saat ini, sisa tagihan yang harus dilunasi mencapai Rp80 juta. Bagi Meli, jumlah tersebut setara ribuan hari berjualan kue tanpa henti.
Negara Belum Hadir, Warga Bergerak
Surat terbuka telah dilayangkan kepada Presiden hingga Gubernur Lampung, namun proses birokrasi membutuhkan waktu. Sementara beban mental Meli kian bertambah setiap hari.
Relawan mengajak masyarakat untuk bahu-membahu membantu kepulangan Ibu Meli. “Tidak ada donasi yang terlalu kecil. Setiap rupiah adalah napas baru bagi harapannya,” tulis ajakan donasi tersebut.
Salurkan Bantuan Melalui:
– SeaBank: 901322172055 a.n Andika Fernando Putra
– DANA: 085955375032
Rencana Penggunaan Dana:
1. Pelunasan sisa tagihan di RS Yukum Medical Center (YMC).
2. Biaya kontrol medis pasca-perawatan di rumah sakit.
Para relawan berharap aksi solidaritas ini membuktikan bahwa kemanusiaan tidak boleh kalah oleh angka dan kertas administrasi.(*)












Komentar