![]()
TULANGBAWANG | Koordinatnews.com – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Tulang Bawang Abdul Rohman S.H. mendesak Kapolda Lampung mengevaluasi Kapolres Tulangbawang dan jajarannya atas maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Abdul Rohman saat diskusi yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tulangbawang terkait peredaran narkoba, pesta malam, dan LGBT, Senin (25/5/26).
Menurutnya, peredaran narkoba jenis sabu dan inex di Kabupaten yang berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur sudah sangat mengkhawatirkan. Ia menilai kondisi itu menjadi tanggung jawab bersama untuk membantu kepolisian memutus mata rantai peredaran.
“Adanya peredaran narkoba yang sangat marak ini adalah salah satu cara untuk menghancurkan Indonesia dengan membunuh generasi muda penerus bangsa,” kata Abdul Rohman.
Ia mencontohkan, di wilayah Kecamatan Menggala peredaran narkoba disebut sudah seperti menjual gorengan. Bahkan, kasus pengguna narkoba yang masuk rumah sakit sempat viral diiringi musik remix.
Abdul Rohman juga menyoroti data di Rumah Tahanan Menggala yang disebutnya hampir 60% dihuni narapidana kasus narkoba. Karena itu, ia meminta Kapolda Lampung lebih serius menindak bandar, bukan hanya pengguna.
“Kita minta Kapolda Lampung mengevaluasi kinerja jajaran Polres Tulang Bawang agar bisa lebih serius menumpas bandar narkoba. Tangkap bandarnya, bukan hanya pemakainya,” tegas dia.
Ia menambahkan, pembiaran terhadap peredaran narkoba akan merusak generasi muda dan masa depan bangsa. Abdul Rohman meminta negara hadir melalui tindakan hukum yang tegas dan tanpa kompromi.
“Kapolda sebagai pimpinan harus tegas terhadap bawahan. Kalau ada Kapolres yang tidak sanggup mengimplementasikan perintah pimpinan di lapangan, ya copot saja dari jabatannya. Masih banyak polisi yang memiliki loyalitas tinggi dan jiwa Merah Putih,” ujar dia.
SMSI Tulangbawang berharap aparat penegak hukum meningkatkan upaya penindakan agar generasi penerus di Tulangbawang tidak semakin terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
“Ini demi nasib penerus bangsa. Jika dibiarkan begitu saja, masa depan mereka terancam. Negara harus hadir dan bertindak tegas,” harap dia.(Red)












Komentar