![]()
TULANG BAWANG | Koordinatnews.com – Warga Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang digegerkan dengan penemuan tiga warga yang tewas di dalam satu rumah, Senin (5/10/2026).
Peristiwa tragis itu terjadi di RT 02 RW 06 Kampung Purwa Jaya. Ketiga korban ditemukan meninggal dunia di dalam rumah dan diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan.
Ketiga korban diketahui berinisial R (69), wiraswasta; H (56), ibu rumah tangga; dan DKP (14), pelajar. Ketiganya masih satu keluarga dan merupakan warga setempat.
Kapolsek Banjar Agung, AKP Irwansyah, mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh anak korban berinisial SR (32) sekitar pukul 08.00 WIB.
“Saat mendatangi rumah korban, saksi mendapati pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Saksi memanggil korban berulang kali, namun tidak mendapat jawaban,” kata AKP Irwansyah.
Karena curiga, SR kemudian membuka paksa pintu rumah. Begitu masuk, saksi mendapati tiga anggota keluarganya sudah dalam kondisi meninggal dunia. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada keluarga dan pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Banjar Agung langsung bergerak ke lokasi. Sekitar pukul 09.10 WIB, petugas tiba dan melakukan pengamanan TKP. Selanjutnya, Satreskrim Polres Tulang Bawang bersama Unit Reskrim Polsek Banjar Agung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan saksi.
Berdasarkan penyelidikan awal, polisi telah mengantongi identitas seorang pria yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut, yakni AF (35), warga Kampung Purwa Jaya. AF diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan para korban.
“Terduga pelaku diduga meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor milik korban jenis Yamaha Fino. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif dan keberadaan terduga pelaku,” ujar Kapolsek.
Polisi juga mengungkap, pihak keluarga sebelumnya pernah meminta bantuan kepolisian terkait perilaku terduga pelaku yang dinilai mengkhawatirkan. Pada 28 Februari 2026, keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banjar Agung, hingga akhirnya yang bersangkutan diamankan bersama aparatur kampung untuk menjalani perawatan di rumah sakit jiwa.
Namun, polisi menegaskan belum akan menarik kesimpulan sebelum seluruh fakta terungkap.
“Setiap informasi akan kami dalami dan verifikasi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi,” tegas AKP Irwansyah.
Untuk kepentingan penyidikan, ketiga jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani autopsi guna mengetahui penyebab dan mekanisme kematian secara ilmiah.
“Kami meminta masyarakat tetap tenang dan memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja. Perkara ini akan kami tangani secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” pungkasnya.(lim)












Komentar