![]()
TULANGBAWANG | Koordinatnews.com – Kabar duka datang dari dunia kicau mania. Murai batu kebanggaan tim Raja Muda Reborn bernama “Kapten Oleng” dinyatakan mati pada Sabtu (16/7/26).
“Kapten Oleng” selama ini dikenal sebagai salah satu amunisi andalan di berbagai gelaran lomba burung. Perjuangannya di atas gantangan kini telah usai. Burung tersebut telah dimakamkan dengan layak oleh pemiliknya.
Pemilik Raja Muda Reborn, Wan Afrizal yang juga merupakan Owner Rumah Makan Seruwit Bunda Fitri, mendapat perhatian dan apresiasi luas dari sesama kicaumania. Nama “Kapten Oleng” sendiri pernah mencuat karena sempat mendapat penawaran fantastis hingga dua digit, namun ditolak oleh Wan Afrizal.
Prestasi Akan Selalu Dikenang
Melalui keterangan resmi, tim Raja Muda Reborn menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas dedikasi “Kapten Oleng” selama ini.
“Perjalanan dan prestasi yang pernah diukir oleh Raja Muda ‘Kapten Oleng’ akan selalu dikenang dalam sejarah dunia kicau mania,” tulis tim dalam unggahan media sosial.
Tim juga menyampaikan dukungan moral kepada Wan Afrizal agar tetap tabah dan sabar menghadapi musibah ini.
“Kehilangan memang selalu menyisakan duka, namun ini adalah bagian dari hobi. Semoga ke depannya segera digantikan dengan amunisi baru yang lebih tangguh, lebih gacor, dan bisa memberikan prestasi yang lebih baik lagi. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” ucap perwakilan tim.
Duka Mendalam Kicaumania
Berita duka ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan kicaumania di media sosial. Banyak rekan sesama penghobi yang turut menyampaikan belasungkawa dan mengenang aksi-aksi “Kapten Oleng” di atas gantangan.
Bagi para kicau mania, “Kapten Oleng” bukan hanya sekadar burung lomba, tetapi juga simbol perjuangan, kebanggaan, dan dedikasi seorang pemilik terhadap hobi yang digelutinya.(Red)












Komentar