![]()
TULANGBAWANG | Koordinatnews.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Tulangbawang akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan proyek pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berjalan sesuai ketentuan.
Langkah itu dilakukan menyusul adanya laporan dari pengurus KDMP dan kepala kampung yang menduga terdapat penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Berdasarkan informasi yang diterima, anggaran pembangunan Gerai KDMP mencapai Rp1,6 miliar. Besaran anggaran itu perlu dikonfirmasi kebenarannya. Untuk itu, SMSI akan melakukan kroscek langsung dan klarifikasi kepada pihak-pihak yang berwenang.
“SMSI sebagai saluran informasi publik wajib melakukan kroscek di lapangan. Setiap laporan yang masuk akan kami tampung, kami kaji, dan kami tindak lanjuti sesuai prosedur dan regulasi. SMSI akan mengawal sesuai tugas pokok dan fungsinya,” tegas Ketua SMSI Kabupaten Tulangbawang Abdul Rohman, Jumat (10/7/2026), di Sekretariat SMSI Tulangbawang.
Saat ini, sejumlah anggota SMSI Tulangbawang telah menerima pengaduan terkait progres pembangunan Gerai KDMP dari pengurus KDMP dan masyarakat. Beberapa laporan yang masuk antara lain terkait kualitas bangunan dan bahan material, tidak adanya sumur bor, serta besaran anggaran yang dinilai tidak sesuai dengan hasil fisik bangunan.
“Sekali lagi kami tegaskan, SMSI akan menjadi pilar untuk mencari solusi dan mewujudkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat dan publik. Itu yang paling utama,” tegas dia.(Red)











Komentar