![]()
TULANGBAWANG | Koordinatnews.com – Acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Tulang Bawang berlangsung ramai. Kegiatan yang pertama kali digelar di daerah itu dihadiri langsung Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, putra mantan Presiden RI ke-7 Masa Bakti 2014-2024, Joko Widodo (Jokowi), Jumat (26/6/26).
Namun kemeriahan acara tercoreng. Sejumlah oknum panitia sempat melarang wartawan Tulang Bawang masuk dan meliput kegiatan. Adu mulut terjadi antara wartawan dan panitia.
“Kalau mau meliput silakan di luar saja, jangan masuk, silakan di gerbang,” kata salah satu panitia.
Situasi sempat mereda setelah panitia berjanji mengizinkan wartawan masuk dan mengambil gambar jika sudah ada pemberitahuan. Panitia tersebut menolak menyebut namanya saat dikonfirmasi.
Setelah Ketua Umum PSI bersama Joko Widodo tiba, MC memberi kesempatan kepada wartawan untuk mengambil gambar selama 1 menit. Beberapa wartawan berlari menuju lokasi, namun kembali terhalang. Petugas keamanan mendorong wartawan secara paksa, melarang mengambil gambar, dan menyuruh keluar.
Tindakan tersebut diduga melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. UU Pers menjamin kemerdekaan pers sebagai hak asasi warga negara dan melarang penyensoran, pembredelan, atau pelarangan penyiaran. Pers nasional berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan lembaga ekonomi.
Seorang wartawan senior berinisial AS menyayangkan kejadian itu. Menurutnya, peristiwa tersebut mencoreng citra partai yang seharusnya merangkul masyarakat.
“Yang seharusnya merangkul masyarakat, kenapa harus bersinggungan dan tidak ingin berbaur,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Ketua PSI Tulang Bawang, Pardiyanto, belum dapat dihubungi. Panggilan telepon tidak diangkat.(Tim)










Komentar