![]()
PRINGSEWU | Koordinatnews.com — Transparansi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri 2 Karang Sari, Kabupaten Pringsewu, menjadi sorotan. Upaya konfirmasi media terkait realisasi anggaran belum mendapat penjelasan terbuka dari pihak sekolah.
Bendahara SDN 2 Karang Sari, Dewi, saat dikonfirmasi Senin (4/5/26) menyatakan hanya bersedia memberikan penjelasan kepada pihak tertentu.
“Kalau Bapak dari Inspektorat, saya mau jelaskan dana BOS berkaitan dengan peruntukan dan realisasinya,” ujarnya.
Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi publik. Dana BOS merupakan anggaran negara yang penggunaannya wajib transparan dan dapat diakses masyarakat, termasuk media sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial.
Sementara itu, Kepala SDN 2 Karang Sari tidak berada di tempat saat hendak dikonfirmasi. Menurut Dewi, kepala sekolah sedang menghadiri upacara Hari Pendidikan Nasional di SMP Negeri 4.
Realisasi penggunaan dana BOS di sekolah tersebut mulai dipertanyakan. Sejumlah pihak menilai ada indikasi ketidaksesuaian antara peruntukan anggaran dan implementasi di lapangan. Salah satu yang disorot adalah pembelanjaan buku perpustakaan yang dinilai belum sepenuhnya transparan.
Pengamat pendidikan menilai sikap tertutup terhadap media dapat menurunkan kepercayaan publik.
“Pengelolaan dana BOS harus terbuka. Jika ada pertanyaan dari masyarakat atau media, seharusnya dijawab secara proporsional agar tidak menimbulkan kecurigaan,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi secara lengkap mengenai rincian penggunaan dana BOS. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan untuk mendapatkan klarifikasi dan memastikan informasi yang berimbang.(Tim)












Komentar