![]()
PRINGSEWU – Tujuh kelompok tani di Pekon Sinar Baru Timur, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, mengeluhkan buruknya pelayanan dan pungutan yang diambil oleh kios pupuk Berkah Lestari.
Kelompok tani tersebut berkumpul di rumah ketua kelompok tani Sinar Maju, Soman, pertemuan tersebut digelar di Pekon Sinarbaru Timur, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Selasa (20/1/26).
Salah satu ketua kelompok tani, Ponari, menyatakan bahwa mereka tidak pernah membuat kesepakatan dengan kios pupuk, namun tetap dipungut Rp. 3.000 per kintal dengan dalih uang kopi atau uang kas kelompok.
“Kami tidak ada kesepakatan apapun dan dengan siapapun, tapi tetap di pungut Rp. 3.000 per kintal oleh kios,” kata dia.
Kelompok tani lainnya, Ahmad Nusran, menambahkan bahwa pelayanan pupuk sangat tidak baik. “Kami disuruh berfoto tapi tidak diberi pupuk dengan alasan belum ada, padahal pupuk ada,” ujar dia.
Sementara itu, Lasno Wibowo dari kelompok tani Guyub Rukun menyatakan bahwa mereka memang menaikkan harga pupuk untuk uang kas kelompok.
“Kami minta lebih Rp1.500 per sak melalui kios pupuk,” dalih dia.
Dalam pertemuan tersebut, kelompok (tani) sepakat dan setuju jika pihak kios diganti supaya mereka tidak ada kendala dalam membeli pupuk.
Harzon, fungsional alsintan dari Dinas Pertanian, menyatakan bahwa ASN yang memiliki kios pupuk harus jelas.
“Kenaikkan harga di luar Harga Eceran Tertinggi (HET) apapun bentuknya itu menyalahi dan tidak diperbolehkan,” tegas dia.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan kesepakatan untuk mengganti pihak kios pupuk dan memastikan harga pupuk sesuai dengan HET.(Bambang).











Komentar