oleh

Tanggamus Siap Gelar Festival Pencak Silat Budaya 2025, Ormas Jaga Tanggamus Dibirukan

Loading

TANGGAMUS – Para tokoh dan guru-guru pencak silat se-Kabupaten Tanggamus, melaksanakan kegiatan silaturahmi dan konsolidasi, kegiatan tersebut dipusatkan di Rest Area Taman Gisting, Kabupaten Tanggamus, Minggu (21/12/25).

Kegiatan silaturahmi tersebut juga dirangkaikan dengan persiapan Technical Meeting Festival Pencak Silat Budaya Tanggamus 2025, dijadwalkan berlangsung pada Selasa–Rabu, 23–24 Desember 2025, sebagai tahapan penting untuk memastikan pelaksanaan festival berjalan tertib, aman, dan meriah.

Dalam silaturahmi itu menghasilkan kesepakatan pembentukan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Jaga Tanggamus. Ormas Jaga Tanggamus dibentuk sebagai wadah partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kondusivitas daerah, dengan fokus pada pencegahan anarkisme, terorisme, tawuran, penyalahgunaan narkoba, serta praktik judi online (Judol) di Kabupaten Tanggamus.

Ketua KORMI Kabupaten Tanggamus, Hilman, menyampaikan bahwa pencak silat memiliki peran strategis tidak hanya sebagai olahraga dan seni budaya, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan ketahanan sosial masyarakat.

“Pencak silat mengajarkan disiplin, etika, dan persaudaraan. Melalui festival dan pembentukan Ormas Jaga Tanggamus ini, kita ingin menjadikan pencak silat sebagai garda terdepan dalam pembinaan generasi muda dan menjaga ketertiban sosial di Kabupaten Tanggamus,” kata dia.

Dikesempatan itu juga Sekretaris Jenderal APPSBI Provinsi Lampung, Rio Yulians, menyampaikan apresiasi khusus kepada APPSBI Kabupaten Tanggamus yang dinilai aktif dan konsisten dalam menjaga, membina, serta melestarikan seni budaya pencak silat di Kabupaten Tanggamus.

“Festival Pencak Silat Budaya Tanggamus 2025 bukan sekadar ajang pertunjukan, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi budaya dan persatuan. APPSBI Provinsi Lampung mendukung penuh kegiatan ini sebagai upaya pelestarian warisan budaya sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Rio.

Sementara itu, Ketua APPSBI Kabupaten Tanggamus, Samsir Alam Nasution, menegaskan bahwa pembentukan Ormas Jaga Tanggamus merupakan langkah konkret untuk menjawab berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat.

“Kami ingin pencak silat hadir di tengah masyarakat sebagai solusi, bukan sekadar tontonan. Ormas Jaga Tanggamus akan menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan, mencegah konflik sosial, serta membina generasi muda agar terhindar dari narkoba dan praktik judi online,” tegas Samsir.

Panitia bersama seluruh unsur pencak silat mengajak masyarakat Kabupaten Tanggamus untuk hadir dan memeriahkan festival tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal, pembinaan generasi muda, serta penguatan persatuan dan kondusivitas daerah.(sap)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru