![]()
PESAWARAN | Koordinatnews.com – Serikat Media Siber Indonesia SMSI Kabupaten Pesawaran meminta kepastian penanganan laporan dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran Desa Durian, Kecamatan Teluk Pandan, yang telah disampaikan ke Kejaksaan Negeri Kejari Pesawaran hampir setahun lalu.
Ketua SMSI Pesawaran Eri Novrizal mengatakan laporan warga Desa Durian diterima Kejari Pesawaran pada 9 Juli 2025. Sejak itu, sejumlah tahapan pemeriksaan dan pemanggilan saksi telah dilakukan. Namun hingga pertengahan 2026, masyarakat belum mendapat kejelasan tindak lanjut.
“Kita menghormati kewenangan aparat penegak hukum yang sedang bekerja. Namun masyarakat yang menyampaikan laporan juga berhak mengetahui perkembangan penanganannya. Jangan sampai muncul kesan aspirasi dan laporan masyarakat diabaikan,” ujar Eri, Kamis (11/6/26).
Menurut Eri, proses hukum memang memiliki mekanisme dan tahapan. Meski begitu, komunikasi kepada publik penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Keterbukaan informasi, selama tidak mengganggu proses penyelidikan, dinilai dapat mencegah spekulasi.
“Yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar proses, tetapi juga kejelasan. Kepastian hukum penting agar masyarakat memahami sejauh mana laporan telah ditindaklanjuti. Transparansi yang proporsional akan memperkuat kepercayaan publik,” kata dia.
Ia menambahkan, sikap SMSI bukan bentuk intervensi, melainkan kepedulian terhadap pelayanan publik dan akuntabilitas penanganan laporan masyarakat.
Dirinya berharap Kejari Pesawaran memberi perhatian khusus terhadap laporan tersebut. Ia menegaskan, baik ditemukan unsur pidana atau tidak, masyarakat berhak mendapat penjelasan objektif berdasarkan hasil pemeriksaan.
“Pada akhirnya yang diharapkan masyarakat adalah kepastian. Jika ada unsur pelanggaran hukum, harus diproses sesuai ketentuan. Sebaliknya, jika tidak ditemukan unsur pidana, masyarakat perlu mendapat penjelasan jelas. Jangan sampai persoalan ini menggantung tanpa arah,” tegas dia.
Perhatian publik terhadap kasus ini dinilai menunjukkan masih tingginya kepercayaan warga pada penegakan hukum. Masyarakat kini menanti kejelasan atas laporan yang telah bergulir hampir satu tahun.(red)












Komentar